
Kenapa Bitcoin Jatuh ke $68.000? Apakah Perang AS-Iran menjadi Pemicu ?
Harga Bitcoin kembali turun ke sekitar $68.000.Penurunan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran yang memicu sentimen negatif di pasar global.
Dalam 24 jam, Bitcoin turun 3,6%, sementara kapitalisasi pasar menyusut menjadi $1,36 triliun.
Situasi Geopolitik Picu Aksi Jual
Dilansir dari Bitcoin.com, penurunan Bitcoin terjadi setelah Iran menolak proposal dari AS terkait konflik yang sedang berlangsung. Kondisi ini membuat pasar kembali masuk ke fase risk-off, di mana investor cenderung menghindari aset berisiko, efeknya tidak hanya terasa di kripto, tetapi juga di pasar saham global sebagai berikut :

Sumber: tradingeconomics
Tekanan juga terlihat di sektor energi, dengan harga minyak Brent naik hingga $106 per barel, mencerminkan kekhawatiran terhadap eskalasi konflik.
Dalam situasi seperti ini, Bitcoin cenderung bergerak mengikuti sentimen global, bukan sebagai pendorong utama pasar.
Likuidasi Besar Percepat Penurunan
Penurunan harga Bitcoin turut dipicu oleh gelombang likuidasi di pasar derivatif. Data menunjukkan sekitar $81 juta posisi long dilikuidasi, jauh lebih besar dibandingkan $7 juta posisi short.
Secara keseluruhan, lebih dari $305 juta posisi leverage terhapus dalam 24 jam terakhir.
Kondisi ini mempercepat penurunan harga karena tekanan jual meningkat secara tiba-tiba.
Likuidasi terjadi ketika posisi trader dipaksa ditutup akibat pergerakan harga yang berlawanan, sehingga memperbesar volatilitas pasar.
Bitcoin Masih Terjebak di Zona Kritis

Sumber: CoinMarketCap
Saat ini, Bitcoin turun ke sekitar $68.000, keluar dari kisaran sebelumnya di $69.000 – $72.000 yang sempat menjadi zona likuiditas utama.
Area $69.000 – $70.000 kini berubah menjadi resistance terdekat, sementara tekanan jual meningkat setelah support tersebut ditembus.
Level $68.000 menjadi titik krusial baru, di mana pasar mulai menguji apakah masih ada kekuatan beli untuk menahan penurunan lebih lanjut.
Kesimpulan
Penurunan Bitcoin ke level $68.000 tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan dipicu kombinasi faktor geopolitik, tekanan pasar global, dan likuidasi besar.
Ketegangan antara AS dan Iran menjadi katalis utama yang mendorong investor keluar dari aset berisiko.
Selama ketidakpastian masih tinggi, Bitcoin berpotensi tetap bergerak dalam kisaran sempit dengan volatilitas yang tinggi.
Arah selanjutnya akan sangat bergantung pada perkembangan konflik dan stabilitas makro global.
1. Kenapa harga Bitcoin turun ke $68.000?
Penurunan dipicu oleh kombinasi ketegangan geopolitik, sentimen risk-off, dan likuidasi besar di pasar derivatif.
2. Apa hubungan perang AS-Iran dengan Bitcoin?
Konflik meningkatkan ketidakpastian global, sehingga investor menghindari aset berisiko seperti kripto.
3. Apa itu likuidasi dalam trading kripto?
Likuidasi terjadi ketika posisi leverage ditutup paksa karena kerugian, yang bisa mempercepat penurunan harga.
4. Apakah Bitcoin masih berpotensi naik?
Masih ada potensi, tetapi harus menembus resistance di $72.000 untuk membentuk tren naik baru.
5. Level penting apa yang harus diperhatikan saat ini?
Resistance terdekat ada di sekitar harga $69.000 – $70.000.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi.